Friday, January 19, 2018

Buku Gratis Bagi Komentar Terbaik

Bagi pelajar dan mahasiswa, membaca dan menulis sudah menjadi suatu keharusan. Kemudahan akses dan ketersediaan referensi yang beragam menjadi kebutuhan yang mendesak. 

Sayangnya, masih banyak pelajar dan mahasiswa di Indonesia kesulitan memperoleh akses dan referensi yang dibutuhkan. Hal ini kerap melunturkan semangat mereka untuk belajar. Akibatnya, sensibilitas literasi generasi muda menjadi lemah. 

Untuk meningkatkan semangat baca dan jiwa literasi generasi muda, penulis ingin membagikan satu (1) buah buku Memoria Indonesia Bergerak secara gratis. Buku ini diperuntukan bagi lima (5) follower dengan komentar terbaik. 

Adapun syarat dan ketentuan untuk mendapatkan buku gratis adalah sebagai berikut:

1. Follow atau ikuti blog www.simplylelly.com;
2. Beri komentar pada salah satu tulisan di tahun 2017 dan 2018;
3. Komentar dimuat sebelum tanggal 1 Oktober 2018;
4. Follower dengan komentar terbaik akan diumumkan pada 5 Oktober 2018
5. Follower yang mendapatkan buku gratis dapat menghubungi penulis via email lelly15a@gmail.com 

Maria Ullfah dan Pemberdayaan Perempuan dalam Pernikahan

Pernikahan adalah norma yang berlaku umum di Indonesia. Bagi perempuan di negeri ini, pernikahan menjadi sebuah keharusan. Pernikahan bukan sekadar persoalan biologis, agama, dan tradisi, tapi juga status sosial. Menurut Julia Suryakusuma, pernikahan bagi perempuan berarti memperoleh status dewasa dan memberikan semacam kebebasan serta lisensi sosial (2011: 54). 

Bahkan, pernikahan sering kali dipandang sebagai satu-satunya jalan keluar dari berbagai macam keterbatasan yang menghimpit perempuan, mulai dari tradisi, agama, hingga kebutuhan ekonomi. Gagasan tentang pernikahan itu ditanamkan pada perempuan muda sebagai tujuan dan kebahagiaan yang harus mereka kejar. Hidup mereka pun seolah-olah tidaklah sempurna tanpa pernikahan.

Namun, gagasan itu sering kali melahirkan praktik-pratik yang memojokkan perempuan. Beberapa di antaranya adalah kawin paksa, pernikahan dini, dan poligami. Praktik-praktik yang sudah berlangsung selama ratusan tahun ini sengaja dilakukan untuk tujuan memenuhi kepentingan biologis dan kepentingan mendapatkan ahli waris atau keturunan.