Friday, April 26, 2019

Menulis itu Bukan 'Mengécap'

Menjadi mahasiwa berarti harus siap menulis. Suka tidak suka, mahasiswa pasti mendapat tugas dari para pengajar yang umumnya berupa tulisan ilmiah seperti makalah, esai, ringkasan (summary), dan ulasan (review). Bahkan, prosedur standar kelulusan mereka juga ditentukan oleh karya tulis yang disebut skripsi atau Tugas Akhir (TA). 

Kenyataannya, banyak mahasiswa lebih sering galau untuk memenuhi tuntutan akademis tadi. Mereka cenderung bersikap pragmatis saat mendapat tugas dari dosen. Beberapa tindakan ini dapat berupa aksi penyalinan (copy paste) artikel dari situs web, plagiarisme, dan 'mengécap' kata. Dua praktik pertama jelas tidak dapat diterima dan termasuk kejahatan akademik. Namun 'mengécap' kata lebih dapat diterima dan lazim dilakukan mahasiswa.