Thursday, March 17, 2022

Sadako dan Kyoukotsu, Hantu Sumur yang Meminta Pertolongan

Di era modern, sumur tidak lagi digunakan sebagai sumber mata air. Keberadaannya kini justru menjadi legenda urban dan cerita yang berbau mistis, termasuk di Jepang. Salah satunya dapat kita temukan dalam novel karya Koji Suzuki, Ringu (1991) yang kemudian difilmkan dengan judul yang sama (1998). Dari film inilah hantu Sadako menjadi popular hingga ke manca negara. Bahkan Hollywood membuat ulang filmnya pada 2002. 

Sebelum menjadi hantu yang meneror orang-orang melalui video, Sadako Yamamura merupakan gadis yang memiliki kekuatan supranatural seperti ibunya. Keistimewaan ini justru membuat Sadako dianggap aneh dan tidak memiliki teman. Akhirnya, ia lebih sering menyendiri dan tidak bermain dengan anak-anak sebayanya.

Jalan hidup Sadako kian berat. Sadako tidak hanya dianggap terkutuk oleh orang-orang sekitar. Ibunya juga bunuh diri lantaran depresi akibat dituduh atas aktivitas paranormal yang tidak pernah ia lakukan. Sadako kemudian tinggal bersama ayahnya di pulau terpencil setelah kematian ibunya.

Sang ayah merasa tidak senang saat melihat kemampuan Sadako yang kian menguat. Ia menganggap hal itu berbahaya lalu mengurung dan menyiksa Sadako. Tidak tinggal diam, Sadako pun selalu memberontak dan melawan tindakan ayahnya. Karena kesal, sang ayah menceburkan Sadako ke dalam sumur tua dan meninggalkannya di dasar sampai tewas.  

Menjelang ajalnya, Sadako menggunakan kekuatan terakhirnya untuk mengutuk dan membalas dendam pada ayah, orang-orang yang gemar merundung orang lain. Dari sanalah kutukan Sadako mulai menyebar melalui video di mana ia menampakkan diri dengan merangkak dari dalam sumur.

Sebelum ada cerita Sadako, masyarakat Jepang juga mengenal legenda hantu yang disebut Kyoukotsu. Arwah penasaran ini digambarkan dalam bentuk kerangka tengkorak yang muncul dari sumur untuk menakut-nakuti orang. Tengkoraknya berwarna putih pucat dan memiliki rambut kusut. Sedangkan bagian kerangkanya terbalut kain compang-camping. 

Wujud itu diyakini warga tercipta dari jasad korban yang dibuang ke sumur hingga berubah menjadi tulang belulang. Para korban kemungkinan berasal dari kasus pembunuhan, bunuh diri, atau seseorang yang meninggal setelah jatuh ke sumur tanpa sengaja. 

Dengan kata lain, Kyokotsu tercipta dari rasa dendam para korban karena tidak adanya penguburan yang layak dan kurangnya penghormatan. Konon, Kyoukotsu yang berdiam di dasar sumur akan menyalurkan dendam dengan mengutuk orang-orang yang yang tidak sengaja menggunakan sumur tersebut.

Pada dasarnya, kedua hantu tersebut adalah korban ketidakadilan masyarakat. Mereka menyimpan dendam dan mengutuk orang-orang karena menuntut keadilan. Dengan kata lain, mereka tidak berniat menakut-nakuti manusia. Bisa jadi, baik Sadako dan Kyoukotsu hanya ingin menyampaikan pesan tentang keberadaan jasadnya agar diperlakukan secara layak. Menurut kamu gimana? Apakah kamu akan berusaha memecahkan misteri dari kemunculan mereka?

*Untuk lihat video singkat menggambar Sadako dan Kyoukotsu dapat klik di sini


No comments:

Post a Comment